Pertemuan ke-3 Program Pembinaan MTQ: Semangat Peserta Kian Tumbuh, Dinas Syariat Islam Dorong Peningkatan Kualitas

Gashp101
By -
0

Karang Baru, 19 Juli 2025, Program pembinaan Qari-Qariah yang digagas Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang kembali digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025, memasuki sesi pertemuan ke-3 dari total enam pertemuan yang direncanakan. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik pembinaan di kawasan strategis dalam Kabupaten Aceh Tamiang, melibatkan puluhan peserta dari berbagai cabang Musabaqah. Antusiasme dan keseriusan peserta kian terlihat, bahkan beberapa peserta baru mulai memahami arah pembinaan dan merasa semakin termotivasi.

Sejak pagi, suasana di Masjid Darussalam Upah telah dipenuhi para peserta cabang tahfiz yang dibimbing langsung oleh Ustaz Khairunnas Panjaitan. Dalam sesi ini, para peserta difokuskan pada penguatan hafalan serta teknik muroja’ah yang efektif. Menjelang siang, suasana pembinaan semakin hidup dengan hadirnya Ustazah Bainun Siregar, S.Ag, MA dari Dinas Syariat Islam yang memberikan materi motivasi. Ia menekankan pentingnya menjaga niat, kedisiplinan, dan konsistensi latihan sebagai bekal untuk meraih prestasi di panggung MTQ.

Sementara itu, pembinaan cabang tilawah kanak-kanak dan remaja serta fahmil qur’an berlangsung di Masjid Nurul Mukhlishin, Simpang IV Upah. Aulia Rahman, yang menggantikan posisi Ustaz Mustaqim, S.E., memandu peserta tilawah dengan fokus pada pembenahan tajwid, makhraj, dan keindahan suara. Suasana di masjid ini semakin terasa dinamis dengan interaksi aktif antara pembimbing dan peserta, terutama anak-anak yang terlihat bersemangat saat mengikuti sesi praktek bacaan.

Di cabang Qiraat Sab’ah, pembinaan dipusatkan di Mushalla Al-Amin, Medang Ara, di bawah bimbingan Ustaz M. Tamba, S.Ag. Cabang ini menuntut ketelitian dan kedalaman pemahaman, sehingga para peserta tampak serius mendalami setiap materi yang diberikan. Sedangkan untuk cabang Tartil, kegiatan pembinaan berlangsung di Masjid Nuruttaqwa, Medang Ara, dengan metode latihan yang menitikberatkan pada kerapian bacaan dan ketepatan tajwid.

Cabang tilawah dewasa dipusatkan di Masjid Muhyiddin, Bukit Rata, dengan pembimbing Ustazah. Zurriyanti yang menggantikan Ustazah Rosmayani. Fokus pembinaan untuk kategori ini lebih mendalam, mulai dari pemilihan lagu bacaan hingga pemantapan kualitas suara agar siap menghadapi kompetisi tingkat kabupaten.

Tidak ketinggalan, cabang Hifzil Qur’an 10, 20, dan 30 juz juga mendapatkan porsi khusus. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Thursina bersama Ustaz Zainul Abidin, S.H.I., yang memberikan bimbingan intensif pada peserta untuk menjaga kualitas hafalan sekaligus ketepatan bacaan.

Ketua LPTQ Kecamatan Rantau, Ahmad Nabawi, S.H.I., mengapresiasi jalannya program ini. Menurutnya, perkembangan positif terlihat pada antusiasme peserta yang semakin besar dari pertemuan ke pertemuan. “Saya melihat adanya kemajuan, terutama dari segi minat peserta. Bahkan, beberapa peserta baru mengaku mulai memahami arah pembinaan yang diberikan, dan mereka terlihat lebih percaya diri mengikuti sesi-sesi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan ini bukan hanya sekadar persiapan untuk ajang MTQ, tetapi juga bagian dari upaya membentuk generasi Qur’ani yang berkarakter. “Kita berharap para peserta tidak hanya berprestasi di panggung MTQ, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Para pelatih yang terlibat juga turut memberikan catatan evaluasi terhadap perkembangan peserta. Dari pengamatan selama tiga kali pertemuan, terlihat adanya peningkatan teknik baca, kekuatan hafalan, hingga pemahaman makna ayat. Beberapa peserta yang sebelumnya terlihat ragu kini mulai menunjukkan kepercayaan diri yang lebih baik.

Dengan semangat kolaboratif dan dukungan dari berbagai pihak, program pembinaan ini diharapkan mampu menghasilkan kafilah terbaik yang siap mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat kabupaten. Pertemuan keempat akan digelar pada pekan depan dengan agenda lanjutan berupa pemantapan materi, evaluasi bacaan, serta sesi tanya jawab mendalam untuk memastikan setiap peserta memahami materi yang disampaikan.

Kegiatan pembinaan MTQ ini menjadi bukti nyata komitmen Dinas Syariat Islam dalam mencetak generasi unggul di bidang seni baca dan pemahaman Al-Qur’an. Dukungan dari LPTQ Kecamatan Rantau semakin memperkuat sinergi ini. Semoga proses pembinaan yang masih akan berlangsung hingga tiga pertemuan ke depan dapat terus membawa hasil yang signifikan.

Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default
Pengunjung: 0