PIDIE JAYA 7/11/2025— Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa syukur atas capaian membanggakan yang diraih oleh kafilah Kabupaten Aceh Tamiang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Aceh, yang diselenggarakan di Kabupaten Pidie Jaya sejak akhir Oktober hingga awal November 2025.
Setelah melalui rangkaian perlombaan yang ketat di berbagai cabang musabaqah, kafilah Aceh Tamiang berhasil menorehkan sejumlah prestasi yang patut diapresiasi. Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan Sahla Rizka, mufassirah asal Kecamatan Manyak Payed, yang tampil gemilang di cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putri dan berhasil meraih Juara II.
Keberhasilan Sahla menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Tamiang, karena ia merupakan satu-satunya peserta dari daerah tersebut yang menembus babak final dalam ajang bergengsi tingkat provinsi itu. Penampilannya yang maksimal dan hasil yang diperoleh menjadi simbol kerja keras, kesungguhan, dan semangat pantang menyerah seluruh anggota kafilah selama berada di arena MTQ.
Sahla Rizka Harumkan Aceh Tamiang di Final MTQ XXXVII Provinsi Aceh
Selain capaian tersebut, sejumlah peserta lainnya dari Kabupaten Aceh Tamiang juga berhasil menorehkan prestasi pada berbagai cabang musabaqah. Berdasarkan hasil penilaian akhir dewan hakim, berikut adalah klasifikasi perolehan juara yang diraih oleh kafilah Aceh Tamiang pada MTQ XXXVII Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya:
Peraih Juara I
Muhammad Azka Hawari — Cabang 100 Hadis Putra
Peraih Juara II
Sahla Rizka — Tafsir Bahasa Arab Putri
Muhammad Alif Prawira — 500 Hadis Putra
Peraih Harapan I
Aminah — Khat Kontemporer Putri
Peraih Harapan II
Haura Faradisa — Tilawah Remaja Putri
Najwa Amani Mecca — 10 Juz Putri
Musyarrofah Itsnaini — Tafsir Bahasa Inggris Putri
Nurul Husaini — Tafsir Bahasa Indonesia Putri
Peraih Harapan III
Putri Salsabila — 30 Juz Putri
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang, H. Syamsul Rizal, S.Ag., M.A.P., yang turut mendampingi kafilah selama berlangsungnya kegiatan di Pidie Jaya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta dan pelatih. Menurutnya, capaian tahun ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan para pembina yang selama ini konsisten dalam melakukan pelatihan dan pembinaan di berbagai kecamatan.
“Kami sangat bersyukur dan berbangga atas hasil yang diraih para peserta. Walaupun belum seluruh cabang menghasilkan juara, namun ini adalah capaian luar biasa yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembinaan di Aceh Tamiang. Ke depan, kami akan terus memperkuat program pembinaan agar hasilnya semakin baik,” ujar Syamsul Rizal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan di ajang MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah juara, tetapi dari semangat, pengorbanan, dan komitmen peserta dalam mengharumkan nama daerah. “Mereka semua sudah memberikan yang terbaik. Setiap perjuangan dan usaha yang tulus dalam memuliakan Al-Qur’an adalah kemenangan tersendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kecamatan Rantau, Ust. Ahmad Nabawi, S.H.I., menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Aceh Tamiang patut berbangga atas hasil yang dicapai. Ia menilai bahwa capaian satu finalis, dua juara Ekshibisi dan beberapa peringkat harapan dari berbagai cabang sudah cukup menjadi bukti kemajuan yang signifikan dari tahun sebelumnya.
Aceh Tamiang: Hari Ini Dinas Syariat Islam Selenggarakan Seleksi PKAD
“Persaingan di MTQ tahun ini sangat ketat. Banyak peserta dari kabupaten lain tampil luar biasa. Namun peserta kita mampu menunjukkan kualitas dan kesungguhan yang tinggi. Satu finalis, dua juara Ekshibisi Hafalan Hadis dan beberapa peraih harapan dari Aceh Tamiang menjadi dorongan moral bagi pembinaan di masa mendatang,” ujarnya.
Ahmad Nabawi menambahkan, kebahagiaan terbesar bukan hanya karena torehan juara, tetapi karena semangat kebersamaan yang tercipta di antara seluruh peserta, pelatih, dan ofisial kafilah selama pelaksanaan MTQ di Pidie Jaya.
“Kami merasa bangga melihat para peserta saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Nilai kebersamaan dan ukhuwah inilah yang menjadi kekuatan sesungguhnya dari kafilah Aceh Tamiang,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen LPTQ Kecamatan Rantau untuk terus berperan aktif dalam pembinaan qari/qariah, hafiz/hafizah, serta mufassir/mufassirah di tingkat kecamatan. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mencintai dan mendalami Al-Qur’an, serta siap berkompetisi membawa nama baik daerah di masa mendatang.
“Kami berdoa semoga semua peserta terus istiqamah dalam menekuni Al-Qur’an. Keberhasilan kali ini semoga menjadi pijakan awal untuk prestasi-prestasi yang lebih besar di masa depan,” tutupnya.
Dengan hasil tersebut, kafilah Kabupaten Aceh Tamiang dinilai telah menunjukkan semangat juang dan dedikasi tinggi dalam mengharumkan nama daerah di ajang MTQ tingkat provinsi. Harapan besar kini tertuju agar pembinaan keagamaan di seluruh kecamatan, khususnya di bawah bimbingan LPTQ Kecamatan Rantau, semakin diperkuat guna mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia di masa depan.

