Aceh Tamiang, 12 Juli 2025 — Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan kegiatan Pembinaan Qari dan Qariah se-Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (12/07/2025). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 15.30 WIB dan terbagi dalam tiga zona, dengan melibatkan seluruh kecamatan berdasarkan data peserta dari LPTQ masing-masing.
Pembinaan ini difokuskan pada tiga bidang utama, yakni tilawah, tahfiz, dan tahsin-tajwid. Tujuannya adalah meningkatkan mutu bacaan, penguasaan lagu, serta akurasi makhraj dan hukum bacaan peserta—baik yang sudah berpengalaman dalam ajang MTQ maupun yang baru akan mengikuti.
Peserta berasal dari 12 kecamatan di Aceh Tamiang dan ditentukan berdasarkan pendataan LPTQ kecamatan. Sistem zonasi digunakan untuk mendekatkan akses dan memaksimalkan efektivitas pembinaan. Masing-masing zona dikoordinasikan oleh instruktur berpengalaman di bidangnya.
Kegiatan ini tidak hanya difokuskan untuk persiapan MTQ tingkat kabupaten, tetapi juga diarahkan sebagai regenerasi bibit unggul yang akan mewakili Aceh Tamiang pada ajang MTQ tingkat provinsi dan nasional. Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang berharap kegiatan pembinaan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembinaan kader Qur’ani di daerah.
Salah seorang pelatih tahsin dan tajwid, Ustaz Khairunnas, menilai kegiatan ini sangat penting untuk mengurangi kekurangan teknis peserta selama ini. “Bukan berarti penampilan peserta selama ini buruk, tetapi jika pendalaman materi dilakukan secara terstruktur, maka aspek-aspek tahsin dalam penilaian MTQ ke depan bisa ditingkatkan. Banyak pengurangan nilai selama ini bersumber dari kurangnya ketelitian dalam hukum bacaan,” ungkapnya.
Pihak LPTQ kecamatan turut menyampaikan apresiasi terhadap program ini, khususnya Ketua LPTQ Kecamatan Rantau yang menyebut kegiatan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah melalui DSI dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul. “Kami mengapresiasi program ini. Harapannya, pembinaan semacam ini tidak hanya sesekali. Jika memungkinkan, program ini dapat dianggarkan secara rutin dan diperbanyak intensitasnya,” ujar Ketua LPTQ Rantau.
Ketua LPTQ Kecamatan Bendahara, M. Kamil yang turut hadir di lokasi pembinaan zona tengah, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia berharap agar program seperti ini tidak hanya dilakukan sekali-sekali, tetapi menjadi rutinitas tahunan. “Kami dari kecamatan sangat mendukung. Ini langkah yang tepat dan patut dijaga kesinambungannya. Kepada pihak yang mengatur alokasi anggaran daerah, kami harap bisa mendukung penuh agar pembinaan seperti ini bisa digalakkan lebih sering,” ujarnya.
Kegiatan pembinaan ini diawali dengan pengarahan dan motivasi yang disampaikan oleh Ibu Bainun dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang yang dalam penyampaiannya mengharapkan agar para peserta tetap antusias dan dengan pembinaan ini dan ilmu yang didapat bisa terus diasah hingga menjadi duta MTQ yang membanggakan Aceh Tamiang di level provinsi maupun nasional.



