Aceh Tamiang, 12 Juli 2025 — Program pembinaan qari dan qariah yang diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang kembali digelar hari ini, Minggu (13/7), memasuki hari kedua dari rangkaian yang akan berlangsung selama tiga pekan setiap Sabtu dan Minggu.
Salah satu fokus pembinaan hari ini adalah cabang Tahfizhul Qur’an, yang berlangsung di Masjid Darussalam, Simpang Empat Upah, Kecamatan Karang Baru. Sejak pagi hingga siang hari, suasana masjid terasa begitu hidup dengan lantunan hafalan para peserta serta arahan penuh semangat dari narasumber utama, Ust. Zainul Abidin, S.H.I, seorang pelatih senior sekaligus dewan hakim cabang tahfiz.
Ust. Zainul dikenal dengan gaya bicaranya yang lugas dan berapi-api, namun tetap sarat nilai didikan. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan sebuah sentilan keras namun menampar penuh makna kepada para peserta:
"Ulangi hafalanmu setengah juz dalam salatmu. Sela-sela istirahatmu, ulangi lagi. Di mana pun kau bekerja nanti, di dinas mana pun, tetap ada waktu istirahat. Gunakan itu untuk Al-Qur’an. Setelah kau ulang hafalanmu, terserah... mau ke mana pun kau berjalan di bumi Allah ini! Yang penting, kau tunaikan dulu hak Allah yang Allah titipkan atas dirimu."
Ungkapan ini menjadi pengingat tegas bahwa seorang hafiz memiliki tanggung jawab spiritual yang tidak bisa ditunda. Hafalan bukan sekadar beban masa lalu yang boleh dibiarkan pudar, melainkan amanah yang terus melekat dan harus dijaga di tengah kesibukan dunia.
Program pembinaan ini menjadi langkah nyata Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang dalam menyiapkan kader-kader Qur’ani terbaik, tidak hanya untuk event musabaqah, tetapi juga sebagai bagian dari membangun generasi Islam yang kokoh dengan pondasi Al-Qur’an.


