Aceh Tamiang – 31/10/2025 Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Rantau menyampaikan apresiasi dan doa terbaik atas keberangkatan 99 kafilah Kabupaten Aceh Tamiang menuju ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh ke-XXXVII yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya.
Keberangkatan para kafilah tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, MH, di Gedung Islamic Center pada Selasa (30/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan para peserta bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang syiar Al-Qur’an dan kehormatan daerah di mata masyarakat Aceh.
Sebanyak 99 peserta terdiri dari Qari dan Qariah terbaik dari berbagai cabang musabaqah, termasuk Tilawatil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Tafsir, Fahmil, Syarhil, Khattil Qur’an, serta cabang-cabang lainnya. Mereka berangkat bersama para pelatih dan ofisial untuk mewakili Kabupaten Aceh Tamiang di tingkat provinsi.
Ketua LPTQ Kecamatan Rantau menyampaikan rasa bangga atas semangat dan kesiapan para peserta, terutama putra-putri terbaik yang turut berangkat dari wilayah Rantau. Menurutnya, perjalanan panjang menuju MTQ Provinsi Aceh ini merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan di berbagai kecamatan, termasuk Rantau, sejak tahap MTQ Kabupaten.
“Kami dari LPTQ Kecamatan Rantau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah Aceh Tamiang yang akan bertanding di Pidie Jaya. Kami turut mendoakan agar seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi semangat syiar Islam, dan mampu membawa pulang hasil terbaik yang membanggakan daerah,” ujar perwakilan LPTQ Rantau dalam pernyataannya.
Kafilah Aceh Tamiang Tiba di Pidie Jaya tadi malam, Disambut Hangat Panitia MTQ XXXVII Aceh
Selain bentuk dukungan moral, LPTQ Kecamatan Rantau juga menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini. Menurutnya, MTQ bukan semata ajang untuk meraih juara, melainkan wadah memperkuat kecintaan kepada Al-Qur’an, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan generasi Qur’ani di Aceh Tamiang.
Dalam konteks prestasi, LPTQ Rantau juga menyoroti hasil yang kurang menggembirakan pada MTQ Provinsi Aceh ke-36 di Simeulue tahun 2023, di mana Kabupaten Aceh Tamiang harus puas menempati posisi akhir dalam klasemen umum. Capaian tersebut diakui sebagai bahan evaluasi bagi seluruh jajaran pembina dan pengurus LPTQ, agar ke depan pembinaan dapat dilakukan lebih intensif dan terarah.
“Hasil tahun lalu menjadi cermin bahwa masih banyak yang perlu kita perbaiki. Namun, kami meyakini bahwa dengan semangat baru dan kerja keras semua pihak, kafilah Aceh Tamiang tahun ini akan mampu memanjat lebih tinggi, memperbaiki peringkat, dan menunjukkan bahwa kita bisa bangkit,” lanjutnya.
Bupati Armia Pahmi dalam sambutannya juga menekankan agar seluruh peserta menjaga kekompakan, semangat, dan etika selama mengikuti lomba. Pemerintah Kabupaten, kata beliau, senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pengembangan Al-Qur’an, baik melalui pembinaan LPTQ, dukungan fasilitas, maupun pembimbingan rutin bagi Qari dan Qariah di seluruh kecamatan.
“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tapi wadah pembentukan karakter Islami dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan mempersembahkan yang terbaik untuk diri, keluarga, dan daerah kita tercinta,” pesan Bupati.
Lebih dari Alternatif: TikTok Jadi Media Efektif Latihan Tilawah Tanpa Batas
Kegiatan MTQ Provinsi Aceh ke-XXXVII di Kabupaten Pidie Jaya dijadwalkan berlangsung selama sepekan dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Aceh. Ribuan peserta dari berbagai daerah akan tampil dalam beragam cabang lomba, menjadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi dan pembuktian kualitas pembinaan tilawatil Qur’an di setiap daerah.
LPTQ Kecamatan Rantau berharap, dari ajang ini akan lahir Qari dan Qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Aceh Tamiang, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
“Semoga Allah memberikan kelancaran dan keberkahan bagi seluruh peserta. Kami percaya, dengan niat yang ikhlas dan usaha yang sungguh-sungguh, prestasi terbaik akan diraih. Mari bersama-sama kita doakan agar kafilah Aceh Tamiang mampu mempersembahkan hasil terbaik dan mengangkat martabat daerah di kancah provinsi,” tutup pernyataan resmi LPTQ Kecamatan Rantau.


