Rantau, 15 Oktober 2025 — Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti halaman Kantor Camat Rantau, Rabu (15/10), saat digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Sejak pagi, tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat memenuhi lokasi acara yang berlangsung khidmat hingga siang hari.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Camat Rantau sebagai bentuk rasa syukur dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di wilayah Kecamatan Rantau.
Bupati Aceh Tamiang yang diwakilkan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk memperkokoh nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Camat Rantau, Ibu Desi Nuriza, S.STP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud cinta dan penghormatan kepada Rasulullah SAW yang membawa rahmat bagi alam semesta.
“Rasulullah adalah sosok teladan yang penuh cinta, kasih sayang, dan keikhlasan. Semoga dengan peringatan Maulid ini, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh di Kecamatan Rantau,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Forkopimcam dan Forkopimcam Plus, perwakilan dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang, Pertamina EP Field Rantau, sejumlah perusahaan di wilayah Kecamatan Rantau, serta unsur pemerintahan desa seperti datok penghulu dan aparatur gampong.
Suasana semakin semarak dengan lantunan selawat Burdah oleh santri Dayah Misra Benua Raja, yang menggema merdu di seluruh area acara. Alunan selawat penuh penghayatan itu menghadirkan keteduhan dan memperdalam rasa cinta kepada Rasulullah SAW di hati para hadirin.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiah dari Ustaz Ngatman asal Medan — penceramah yang dikenal dengan suara dan gaya khasnya yang mengingatkan pada sosok legendaris KH. Zainuddin MZ. Dalam ceramahnya, beliau menggambarkan kelahiran Rasulullah sebagai cahaya yang menerangi kegelapan zaman jahiliyah.
“Rasulullah diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. Di tengah kegelapan jahiliyah, beliau hadir laksana bulan purnama yang menerangi malam. Beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak dan menebarkan cinta,” tutur Ustadz Ngatman dengan penuh penghayatan.
Selain ceramah dan selawat, kegiatan juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim serta pembagian bingkisan bagi masyarakat. Momen ini menjadi wujud nyata cinta kasih dan kepedulian sosial yang diajarkan Rasulullah SAW.
Sebagai penutup, panitia menyediakan jamuan makan siang bersama bagi seluruh tamu undangan. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak jelas, menandai eratnya hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat di Kecamatan Rantau.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Camat Rantau tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga menjadi pengingat akan keagungan pribadi Rasulullah sebagai rahmat dan sumber cinta bagi umat manusia. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan akhlakul karimah dan jiwa qur'ani yang diajarkan Rasulullah dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Rantau. Hal ini selaras dengan visi-misi yang selalu dilaungkan oleh LPTQ Kecamatan Rantau.

